Layanan online untuk pemesanan hanya sampai pukul 17:00 WIB

Kulit Kering dan Dehidrasi, Apakah Perbedaannya?

perbedaan-antara-kulit-kering-dan-kulit-dehidrasi
Bagikan via Whatsapp!
Jeju Forest Soap -

Mungkin beberapa di antara kita masih ada yang beranggapan bahwa kulit kering dan kulit dehidrasi sama. Memang kulit kering dan kulit dehidrasi memiliki banyak tanda dan gejala yang serupa. Namun, pada dasarnya tetap saja berbeda. Menurut kepala ahli kecantikan di Mario Badescu Skin Care, Elena Arboleda, mengatakan bahwa kulit dehidrasi sebenarnya jauh lebih umum terjadi daripada kulit kering.

Jika seseorang memiliki kulit kering, maka bukan hanya wajah yang kering, namun juga kulit tangan atau kulit kepala. Sedangkan kulit dehidrasi lebih dapat dirasakan. Walaupun kulit berminyak, kulit tetap terasa kencang seperti tertarik. Untuk mengetahui lebih dalam perbedaan antara kulit kering dan kulit dehidrasi, yuk baca artikel di bawah ini!

1. Perbedaan kulit kering dan kulit dehidrasi – KULIT KERING

Kulit kering adalah salah satu jenis kulit yang sudah didapat sejak lahir (faktor genetik) seperti jenis kulit kombinasi atau berminyak. Selain faktor genetik, penyebab lain dari kulit kering adalah: Kulit sering iritasi atau meradang, misalnya akibat paparan bahan kimia keras, alergi, atau dermatitis atopik, paparan sinar ultraviolet dari matahari dalam jangka panjang, memiliki kebiasaan mandi dengan air panas atau mandi dengan waktu yang lama. Jenis kulit kering memiliki kandungan atau lapisan minyak yang sedikit sehingga kelembapannya mudah menghilang. Nah, karena itu produk yang harus kamu gunakan untuk merawat kulit kering harus mengandung kadar minyak dan lipid yang tinggi. Selain itu, hindari sabun mandi atau sabun wajah yang dapat membuat kulit menjadi kering.

2. Perbedaan kulit kering dan kulit dehidrasi – KULIT DEHIDRASI

Kulit dehidrasi memiliki arti bahwa kulit kekurangan cairan. Tetapi jangan salah! Kulit dehidrasi dapat dialami oleh tipe kulit apapun. Seseorang yang memiliki kulit berminyak atau kombinasi sekalipun dapat mengalami dehidrasi. Apalagi, jika kamu tinggal di daerah dengan tingkat polusi yang tinggi. Ciri-ciri jika orang mengalami kulit hidrasi adalah: Kulit menjadi lebih sensitif, muncul garis-garis halus dan kerutan pada wajah, beberapa area pada kulit terasa gatal, kulit sangat berminyak di lapisan terluar namun, terasa kering. Pada umumnya, penyebab dari kulit dehidrasi lebih didominasi oleh faktor eksternal, seperti: polusi, obat-obatan, eksfoliasi yang berlebihan atau bisa juga karena perubahan cuaca yang ekstrem.

Fakta yang harus kamu ketahui adalah merawat kulit dehidrasi lebih susah dibandingkan kulit kering. Kulit dehidrasi membutuhkan perawatan dari dalam dan juga luar tubuh. Untuk perawatan dalam tubuh, kamu bisa mulai dengan mencukupi kebutuhan air dan mengurangi konsumsi kafein. Di samping itu, kamu juga perlu membeli produk skincare yang bersifat humectant (dapat melembapkan kulit). seperti hyaluronic acid, gliserin, dan amino acids. Nah, berikut terdapat perbedaan ciri-ciri antara kulit kering dan dehidrasi yang bisa kamu lihat.

ciri-ciri-kulit-kering-dan-kulit-dehidrasi
Sumber: Official Website Nature-E

Mulai dari sekarang, cobalah berkomitmen untuk lebih memperhatikan dan merawat kulitmu ya, Jejuholics! Walau kita masih harus #dirumahaja ketika tidak sedang menjalankan rutinitas sehari-hari, kita tetap harus menjaga kesehatan kulit ya 😉

Baca juga:



Masih kesulitan dan membutuhkan bantuan Customer Service?

@jejuforestsoap2020 All Rights Reserved